Penerapan Sistem Antrean di Loket Tempat Pelayanan Terpadu (TPT) pada KPP Pratama Cileungsi di Era Borderless
DOI:
https://doi.org/10.55382/jurnalpustakaaktiva.v6i1.1806Keywords:
borderless, multichannel single phase, sistem antreanAbstract
Salah satu fungsi Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama adalah melakukan penyuluhan dan pelayanan perpajakan. Mulai tanggal 1 Januari 2025 Wajib Pajak dapat mengajukan layanan perpajakan di semua Kantor Pelayanan Pajak (borderless). Layanan perpajakan akan dirasakan baik oleh Wajib Pajak apabila dilakukan dengan keramahan dan kompeten tanpa antrean yang panjang. Tujuan penulisan karya ilmiah ini adalah menganalisa penerapan sistem antrean di loket tempat pelayanan terpadu (Loket TPT) pada KPP Pratama Cileungsi, berapa lama Wajib Pajak menunggu untuk dapat dilayani. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode kuantitatif. Data diperoleh melalui observasi langsung di KPP Pratama Cileungsi kemudian dilakukan analisis mengunakan model antrean multichannel-single phase. Hasil penelitian diketahui 2 jalur fasilitas yang terdiri dari Loket A (NPWP, PKP dan Sertifikat Elektronik) dan Loket C (Helpdesk) di Loket TPT dengan masing-masing loket mempunyai 2 fasilitas layanan sudah optimal baik pada saat kondisi sepi maupun ramai. Kondisi antrean ramai diketahui setiap hari Senin.
Kata Kunci: borderless, multichannel single phase, sistem antrean.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Tika Arizona Febriani, Agung Setiawan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.



