Content Marketing Dan Influencer Marketing Sebagai Prediktor Keputusan Pembelian Sunscreen Azarine Pada Konsumen Mahasiswa
DOI:
https://doi.org/10.55382/jurnalpustakaaktiva.v6i1.2473Kata Kunci:
content marketing, influencer marketing, keputusan pembelian, pemasaran digital, skincareAbstrak
Penelitian ini menganalisis peran prediktif content marketing dan influencer marketing terhadap keputusan pembelian Sunscreen Azarine pada mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Barat. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei potong lintang. Populasi penelitian berjumlah 697 konsumen mahasiswa, dengan sampel sebanyak 87 responden yang dipilih menggunakan purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert lima poin dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan SPSS 28. Hasil penelitian menunjukkan bahwa content marketing berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian (B = 0,392; β = 0,537; t = 5,235; p < 0,001), sedangkan influencer marketing juga berpengaruh positif dan signifikan (B = 0,456; β = 0,365; t = 3,562; p = 0,001). Model regresi secara keseluruhan signifikan, F(2,84) = 130,047; p < 0,001, dengan Adjusted R² sebesar 0,750. Berdasarkan koefisien terstandarisasi, content marketing memiliki kontribusi relatif lebih kuat dibandingkan influencer marketing. Temuan ini menunjukkan bahwa pada segmen konsumen mahasiswa, kualitas dan nilai pesan dalam konten digital dapat memiliki peran yang lebih besar dalam keputusan pembelian dibandingkan isyarat yang bersumber dari influencer semata. Penelitian berkontribusi pada literatur pemasaran digital dengan membandingkan secara simultan faktor sisi pesan dan sisi sumber dalam konteks produk skincare lokal.
##submission.downloads##
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Hendrik Permana, Vinda Permata Sari

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.




