Pelatihan Self-Management dan Gaya Hidup Sehat bagi Pasien Urologi melalui Program UROCARE MANDIRI
DOI:
https://doi.org/10.55382/jurnalpustakamitra.v6i3.1811Kata Kunci:
urologi, edukasi pasien, gaya hidup sehat, nutrisi, hukum kesehatanAbstrak
Penyakit urologi seperti Benign Prostatic Hyperplasia (BPH), batu saluran kemih, dan kanker urologi merupakan masalah kesehatan yang dapat menurunkan kualitas hidup. Rendahnya literasi kesehatan terkait deteksi dini, gaya hidup sehat, manajemen gejala, serta pengelolaan nutrisi menyebabkan banyak pasien datang dalam kondisi lanjut dan berisiko mengalami komplikasi. Program pengabdian kepada masyarakat UROCARE MANDIRI dilaksanakan di Poli Urologi RSUD Tabanan pada Januari 2026 untuk meningkatkan pengetahuan dan kemandirian pasien urologi melalui edukasi terintegrasi. Kegiatan dilakukan dengan metode penyuluhan dan pelatihan interaktif kepada 30 pasien urologi, meliputi pemahaman dasar penyakit urologi, deteksi dini, pengenalan dan penggunaan International Prostate Symptom Score (IPSS) sebagai pemantauan mandiri, edukasi gaya hidup sehat (pola makan rendah garam/oksalat, hidrasi adekuat, aktivitas fisik, dan tidur sehat), pelatihan manajemen gejala (latihan dasar panggul dan teknik relaksasi), edukasi nutrisi pada pasien dengan kondisi khusus (penyakit ginjal kronis atau pasien kanker urologi), serta penyuluhan hukum kesehatan terkait hak pasien, informed consent, dan privasi data. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test. Hasil menunjukkan peningkatan rata-rata skor pengetahuan dari 51,8% menjadi 81,8% (+30,0%), dengan peningkatan pada seluruh aspek pengetahuan. Program ini efektif meningkatkan literasi dan kesiapan pasien dalam pengelolaan penyakit secara mandiri, serta direkomendasikan untuk diintegrasikan secara berkelanjutan pada layanan rutin poliklinik.
Unduhan
Referensi
K. Bin Lim, “Epidemiology of clinical benign prostatic hyperplasia.,” Asian J. Urol., vol. 4, no. 3, pp. 148–151, Jul. 2017, doi: 10.1016/j.ajur.2017.06.004.
H. Wei et al., “Global, regional, and national burden of benign prostatic hyperplasia from 1990 to 2021 and projection to 2035.,” BMC Urol., vol. 25, no. 1, p. 34, Feb. 2025, doi: 10.1186/s12894-025-01715-9.
V. Vasudevan et al., “Relative Impact of Male Urinary Conditions on Overall Quality of Life.,” Neurourol. Urodyn., vol. 44, no. 6, pp. 1325–1331, Aug. 2025, doi: 10.1002/nau.70090.
S. Park, K.-S. Lee, M. Choi, and M. Lee, “Factors associated with quality of life in patients with benign prostatic hyperplasia, 2009-2016.,” Medicine (Baltimore)., vol. 101, no. 36, p. e30091, Sep. 2022, doi: 10.1097/MD.0000000000030091.
H. Zi et al., “Global burden of benign prostatic hyperplasia, urinary tract infections, urolithiasis, bladder cancer, kidney cancer, and prostate cancer from 1990 to 2021.,” Mil. Med. Res., vol. 11, no. 1, p. 64, Sep. 2024, doi: 10.1186/s40779-024-00569-w.
R. Karimah, E. Indriastuti, D. Syafira, E. Fira, S. Fatimah, and N. Fitriani, “Program Skrining Prostate-Specific Antigen sebagai Upaya Deteksi Dini Kanker Prostat di Lingkungan Institut Teknologi Sepuluh Nopember Tahun 2025,” SEWAGATI, J. Pengabdi. Kpd. Masy., vol. 9, no. 6, 2025.
A. Ritchie, M. Pacilli, and R. M. Nataraja, “Simulation-based education in urology - an update.,” Ther. Adv. Urol., vol. 15, p. 17562872231189924, 2023, doi: 10.1177/17562872231189924.
J. Guo et al., “Benign prostatic hyperplasia and risk of urological cancers: a prospective cohort study based on the UK biobank.,” Discov. Oncol., vol. 16, no. 1, p. 1771, Sep. 2025, doi: 10.1007/s12672-025-03564-2.
X. Dai, X. Fang, Y. Ma, and J. Xianyu, “Benign Prostatic Hyperplasia and the Risk of Prostate Cancer and Bladder Cancer: A Meta-Analysis of Observational Studies.,” Medicine (Baltimore)., vol. 95, no. 18, p. e3493, May 2016, doi: 10.1097/MD.0000000000003493.
M. Mihalopoulos et al., “Understanding the link between kidney stones and cancers of the upper urinary tract and bladder.,” Am. J. Clin. Exp. Urol., vol. 10, no. 5, pp. 277–298, 2022.
G. Villa, E. Galli, V. Azzimonti, M. Doneda, N. Giannetta, and D. F. Manara, “Empowerment-Based Education in Urological Patients: A Scoping Review.,” Clin. Nurs. Res., vol. 31, no. 4, pp. 666–689, May 2022, doi: 10.1177/10547738211030389.
O. Gercek, A. Demirbas, K. Topal, B. Eren, and V. M. Yazar, “The effect of health literacy on patient compliance in patients to whom prostate biopsies were recommended.,” BMC Urol., vol. 24, no. 1, p. 172, Aug. 2024, doi: 10.1186/s12894-024-01562-0.
I. B. T. Yatindra, A. A. S. M. Prabandari, K. C. Mernika, N. W. Y. Wiarini, and I. A. L. Paramita, “Edukasi Clean Intermittent Catheterisation (Cic) Untuk Mencegah Infeksi Saluran Kemih Pada Pasien Pemakai Kateter Jangka Panjang,” J. Sewaka Bhakti, vol. 9, no. 2, pp. 142–147, 2023, doi: 10.32795/jsb.v9i2.3823.
I. B. G. T. Y. Yatindra, A. A. S. M. Prabandari, P. M. W. Tirtayasa, I. B. T. Yatindra, A. A. N. O. Diatmika, and K. C. Mernika, “Correlation of blood glucose and prostatic-related parameters in patients with prostate enlargement,” J. Exp. Clin. Med., vol. 40, no. 1, pp. 90–93, 2023, doi: 10.52142/omujecm.40.1.19.
T. K. Pramarta, Komang Trisna Sumadewi, and Ida Bagus Tatwa Yatindra, “Hubungan antara Volume Prostat dengan Derajat International Prostate Symptoms Score (IPSS) pada Pasien Benign Prostatic Hyperplasia (BPH) dengan Lower Urinary Tract Symptoms di Poli Urologi RSUD Tabanan,” Aesculapius Med. J., vol. 4, no. 1, pp. 16–21, 2024, doi: 10.22225/amj.4.1.2024.16-21.
##submission.downloads##
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Ida Bagus Tatwa Yatindra, Anak Agung Sagung Mirah Prabandari, Ratna Ayu Widiaswari, Ni Putu Wresti Devi Indriani

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.







