Pendampingan Prosedur Keselamatan Kerja Home Industry Batik di Kelurahan Sampangan, Kota Pekalongan
DOI:
https://doi.org/10.55382/jurnalpustakamitra.v6i1.1632Kata Kunci:
keselamatan kerja, home industry batik, alat pelindung diri (apd), edukasiAbstrak
Home industry batik merupakan sektor usaha kecil yang memiliki potensi risiko keselamatan dan kesehatan kerja (K3) yang cukup tinggi, terutama akibat paparan bahan kimia pewarna, penggunaan peralatan kerja sederhana, serta rendahnya penerapan prosedur keselamatan kerja. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran dan keterampilan pekerja batik dalam menerapkan prosedur keselamatan kerja. Metode yang digunakan meliputi edukasi mengenai pentingnya K3 di industri batik, unsafe action dan unsafe condition, alat pelindung diri (APD) dan potensi bahaya di industri batik. Edukasi disampaikan secara interaktif melalui pemaparan materi, diskusi, dan contoh kasus yang relevan dengan aktivitas sehari-hari para pekerja. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman pekerja terkait keselamatan kerja di industri batik. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi upaya preventif untuk menurunkan risiko kecelakaan kerja dan gangguan kesehatan akibat kerja, serta mendorong terciptanya lingkungan kerja yang lebih aman dan sehat pada home industry batik di Kelurahan Sampangan, Kota Pekalongan.
Unduhan
Referensi
International Labour Organization, “Kesehatan dan keselamatan pada sektor tekstil, pakaian, kulit dan alas kaki,” 2023, Accessed: Dec. 23, 2025. [Online]. Available: https://www.ilo.org/media/267351/download
E. F. Istiqomah, K. C. Kirana, and T. R. Purnamarini, “Pengaruh Program Kesehatan Keselamatan Kerja (K3), Kompensasi, dan Lingkungan Kerja Terhadap Kepuasan Kerja Karyawan CV. Banyu Sabrang Batik Kulon Progo,” Journal of Economics, Bussiness and Management Issues, vol. 2, no. 3, pp. 337–350, May 2024, doi: 10.47134/jebmi.v2i3.676.
A. A. Wardani and K. N. Krisdiana, “Analisis Penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di Unit Usaha Batik Desa Sewulan Kabupaten Madiun,” 2024. [Online]. Available: https://mbkmunesa.id/
D. H. Parmasari and Suryanto, “Analysis of Accident and Occupational Diseases with HAZOP Method and The Risk Control of Batik Papringan Workers, Banyumas,” Kemas, vol. 17, no. 2, pp. 213–224, 2021, doi: 10.15294/kemas.v17i2.26345.
Hilda Fauziyah, Budhi Setianto, Muh Agus Ainur Rosyid, and Oktofa Setia P, “Analisis Faktor Ergonomi pada UMKM Batik Tradisional Kediri,” Sehat Rakyat: Jurnal Kesehatan Masyarakat, vol. 2, no. 2, pp. 243–249, May 2023, doi: 10.54259/sehatrakyat.v2i2.1651.
A. Adelina et al., “ANALISIS RISIKO KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA MELALUI METODE HIRADC PADA UMKM BATIK XYZ,” JABB, vol. 6, no. 1, p. 2025, 2025, doi: 10.46306/jabb.v6i1.
M. A. Nugroho, “FAKTOR LINGKUNGAN DAN ANALISIS HAZARD IDENTIFICATION RISK ASSESSMENT AND DETERMINING CONTROL (HIRADC) PADA INDUSTRI BATIK TULIS (Studi pada Industri Batik Kampung Batik Jetis Sidoarjo),” Majalah Kesehatan Masyarakat Aceh (MAKMA), vol. 3, no. 2, pp. 166–176, Jun. 2020, doi: 10.32672/makma.v3i2.3288.
E. Entianopa, A. Husaini, and L. A. Sari, “Edukasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja Pada Rumah Batik Nurhikmah,” Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), vol. 6, no. 12, pp. 5457–5466, Dec. 2023, doi: 10.33024/jkpm.v6i12.12512.
L. P. Dewi, “KAJIAN SUHU KELEMBABAN PENCAHAYAAN DAN KELELAHAN KERJA PADA PEKERJA INDUSTRI BATIK ‘X’ DI PIJENAN WIJIREJO PANDAK BANTUL.,” Kemenkes Poltekkes Jogja, Dec. 2021.
S. Silvano, E. Muslimah, and A. K. Alghofari, “Simposium Nasional RAPI XXII-2023 FT UMS”.
R. A. S. Aminah and M. Porusia, “Hubungan masa kerja, jenis kelamin dan iklim kerja dengan kelelahan kerja di PT Batik X,” Holistik Jurnal Kesehatan, vol. 18, no. 5, pp. 652–659, Jul. 2024, doi: 10.33024/hjk.v18i5.284.
B. Farida et al., “GAMBARAN KELELAHAN KERJA PADA PEKERJA INDUSTRI BATIK DI WILAYAH KALIBARU PLERED, KABUPATEN CIREBON,” 2025.
A. E. Apsari, D. D. Nugraheni, and A. F. Ismaili, “Edukasi 5S Untuk Mengurangi Inefisiensi Waktu Proses Pada Sentra Industri Batik, Bayat, Jawa Tengah,” Jurnal Abdi Masyarakat Saburai (JAMS), vol. 5, no. 02, pp. 100–106, Oct. 2024, doi: 10.24967/jams.v5i02.3528.
M. Hasanah, M. Rifai, P. Studi, K. Masyarakat, U. Ahmad, and D. Yogyakarta, “HUBUNGAN PERSONAL HYGIENE DAN PENGGUNAAN APD DENGAN KELUHAN DERMATITIS KONTAK PADA PEMBATIK WARNA SINTETIS DI GIRILOYO KABUPATEN BANTUL,” Feb. 2021. Accessed: Dec. 23, 2025. [Online]. Available: http://ejournal.uika-bogor.ac.id/index.php/Hearty/issue/archive
T. R. P. W. T. N. A. W. J. Su’udi, “916-Article Text-4734-1-10-20220331,” Mar. 2022.
M. E. Puspandhani, “ANALISIS SIKAP KERJA DENGAN KEJADIAN NYERI TANGAN PADA PEKERJA BATIK TULIS DI DESA TRUSMI PLERED KABUPATEN CIREBON,” 2021. Accessed: Dec. 23, 2025. [Online]. Available: https://www.academia.edu/download/94708601/394-Article_Text-1287-1-10-20210713.pdf
1, Suryo Ediyonob,2* Agus Warsenoa, “dian,+79-Article+Text-340-1-2-20221227+REV (1),” Dec. 2022.
##submission.downloads##
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Siti Purwitasari, Era Febriana Rahmadhani, Vanessa Zaskia Putri, Firda Dini Maulida, Fadhila Mayasya Fani, Jaya Maulana

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.







