Efektivitas Pencarian Informasi Generasi Z Menggunakan Information Foraging Theory (IFT) pada Dinas Perpustakaan Kabupaten Pesisir Selatan
DOI:
https://doi.org/10.55382/jurnalpustakadata.v6i2.1827Keywords:
pencarian informasi, Generasi Z, IFT, perpustakaan, efektivitasAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pencarian informasi Generasi Z menggunakan Information Foraging Theory (IFT) di Dinas Perpustakaan Kabupaten Pesisir Selatan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif terhadap 91 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling dari total populasi 1.028 pengguna Generasi Z. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert 1–4 yang terdiri atas 25 item. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif berupa distribusi frekuensi, persentase, dan skor mean. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas pencarian informasi berada pada kategori tinggi dengan skor rata-rata keseluruhan sebesar 3,18. Indikator dengan skor tertinggi terdapat pada akses multi perangkat (mean = 3,31) dan ketersediaan informasi (mean = 3,28), sedangkan skor terendah terdapat pada kemudahan navigasi (mean = 2,87) dan stabilitas layanan (mean = 2,95). Hasil uji validitas menunjukkan seluruh item valid dengan nilai r hitung 0,383–0,752 > r tabel 0,361, sedangkan reliabilitas instrumen menunjukkan Cronbach’s Alpha sebesar 0,81 sehingga dinyatakan reliabel. Temuan ini menunjukkan bahwa Generasi Z sangat dipengaruhi oleh information scent, kecepatan akses, dan kualitas navigasi ketika mencari informasi. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan layanan perpustakaan digital berbasis IFT, khususnya untuk meningkatkan kualitas navigasi dan stabilitas sistem.
Downloads
References
Hasanah, N., & Wijaya, A. (2023). Perilaku Pencarian Informasi Generasi Z di Era Digital. Jurnal Ilmu Informasi, 12(1), 45–56.
Kurniawan, R., & Santoso, D. (2024). Information Seeking Behavior pada Generasi Z di Asia Tenggara. Jurnal Perpustakaan Indonesia, 9(2), 88–101.
Sari, R., Rahman, A., & Putri, M. (2024). Penerapan Information Foraging Theory pada Perpustakaan Digital. Jurnal Informasi dan Perpustakaan, 11(1), 22–37.
Arikunto, S. (2014). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.
Brooke, J. (2013). SUS: A Retrospective. Journal of Usability Studies, 8(2), 29–40.
Card, S. K., Pirolli, P., & Mackinlay, J. (2001). Information Foraging Theory and Web Usability. San Francisco: Morgan Kaufmann.
Hardani, H., et al. (2020). Metode Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif. Yogyakarta: Pustaka Ilmu.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2020). Qualitative Data Analysis. Thousand Oaks: Sage.
Perpustakaan Nasional Republik Indonesia. (2023). Statistik Perpustakaan Nasional Tahun 2023. Jakarta: Perpusnas RI.
Pirolli, P., & Card, S. (1999). Information Foraging. Psychological Review, 106(4), 643–675.
Priyono. (2016). Metode Penelitian Kuantitatif. Surabaya: Zifatama.
Rahayu, S., & Firmansyah, M. (2023). Efektivitas Pencarian Informasi Pengguna Muda di Perpustakaan Digital. Jurnal Dokumentasi dan Informasi, 15(2), 71–84.
Sahir, S. H. (2021). Metodologi Penelitian. Yogyakarta: KBM Indonesia.
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sugiyono. (2022). Statistika untuk Penelitian. Bandung: Alfabeta.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Fadly Gapanwa, Elva Rahmah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.






